Publication Ethics

EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan standar etika publikasi yang tinggi dalam setiap proses penerbitan. Oleh karena itu, seluruh proses editorial dalam jurnal ini mengacu pada prinsip-prinsip etika yang ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Setiap pihak yang terlibat dalam proses publikasi—baik penulis, editor, reviewer, maupun penerbit—wajib mematuhi pedoman etika berikut guna memastikan kualitas ilmiah, transparansi, serta kepercayaan terhadap publikasi yang dihasilkan.


1. Tanggung Jawab Penulis

Integritas Pelaporan Penelitian

Penulis berkewajiban menyajikan hasil penelitian secara jujur, akurat, dan transparan. Deskripsi metodologi, data penelitian, serta proses analisis harus dijelaskan secara memadai agar penelitian dapat dipahami, diverifikasi, dan jika perlu direplikasi oleh peneliti lain. Manipulasi data, fabrikasi hasil penelitian, maupun penyajian informasi yang menyesatkan merupakan pelanggaran serius terhadap etika publikasi.

Keaslian Karya dan Plagiarisme

Setiap naskah yang diajukan harus merupakan karya ilmiah asli. Penulis wajib memberikan pengakuan yang tepat terhadap ide, data, atau kutipan dari karya ilmiah pihak lain melalui sistem sitasi yang benar. Segala bentuk plagiarisme, termasuk pengutipan tanpa sumber yang jelas atau pengakuan yang tidak memadai, tidak dapat diterima dalam jurnal ini.

Larangan Pengiriman Ganda

Penulis tidak diperkenankan mengirimkan naskah yang sama atau memiliki substansi serupa ke lebih dari satu jurnal pada waktu yang bersamaan. Publikasi ganda, duplikasi artikel, atau publikasi yang bersifat redundan dianggap sebagai pelanggaran etika akademik.

Pencantuman Sumber Referensi

Semua literatur, data, teori, dan konsep yang digunakan dalam penelitian harus dicantumkan secara jelas dalam daftar pustaka dan sitasi dalam teks. Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa setiap referensi yang digunakan berasal dari sumber ilmiah yang kredibel dan dapat ditelusuri.

Kriteria Kepengarangan

Hanya individu yang memberikan kontribusi ilmiah signifikan terhadap penelitian yang berhak dicantumkan sebagai penulis. Kontribusi tersebut dapat berupa perumusan gagasan, desain penelitian, pengumpulan data, analisis, maupun interpretasi hasil penelitian. Seluruh penulis harus mengetahui dan menyetujui versi akhir naskah sebelum dikirimkan ke jurnal.

Pengungkapan Konflik Kepentingan

Penulis wajib menyampaikan secara terbuka apabila terdapat konflik kepentingan, baik yang bersifat finansial maupun non-finansial, yang berpotensi memengaruhi interpretasi atau hasil penelitian.

Perbaikan atau Penarikan Artikel

Apabila penulis menemukan kesalahan penting atau ketidakakuratan dalam artikel yang telah dipublikasikan, penulis berkewajiban segera menghubungi editor untuk melakukan koreksi, klarifikasi, atau penarikan artikel apabila diperlukan.

Penggunaan Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)

Penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam proses penulisan artikel harus dilakukan secara bertanggung jawab dan proporsional. AI tidak boleh digunakan untuk menghasilkan keseluruhan karya ilmiah tanpa keterlibatan intelektual penulis. Penulis juga tidak diperkenankan menyalin langsung hasil generasi AI sebagai isi utama artikel.

Teknologi AI hanya dapat dimanfaatkan dalam lingkup terbatas, misalnya untuk membantu penyuntingan bahasa, perbaikan tata bahasa, penerjemahan teks, atau dukungan dalam analisis data numerik. Meskipun demikian, seluruh isi naskah tetap menjadi tanggung jawab penuh penulis, termasuk validitas argumen ilmiah, ketepatan analisis, dan integritas data penelitian.

Penulis juga dilarang menggunakan referensi yang dihasilkan oleh AI apabila sumber tersebut tidak memiliki identitas bibliografis yang jelas atau tidak dapat diverifikasi secara akademik. Semua referensi yang dicantumkan harus berasal dari sumber ilmiah yang nyata dan dapat ditelusuri.

Apabila penggunaan AI memberikan kontribusi tertentu dalam proses penulisan, penulis dianjurkan untuk menyatakannya secara transparan dalam bagian metode penelitian atau pengakuan.

Naskah yang diketahui menggunakan referensi fiktif, sumber yang tidak memiliki metadata ilmiah, atau referensi yang tidak dapat diverifikasi secara akademik akan ditolak secara langsung, baik pada tahap pemeriksaan awal maupun pada proses penelaahan.


2. Tanggung Jawab Editor

Keputusan Editorial

Editor memiliki kewenangan dalam menentukan apakah suatu naskah layak diterbitkan atau tidak. Keputusan ini didasarkan pada kualitas ilmiah naskah, orisinalitas penelitian, relevansi dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, serta kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

Pengelolaan Proses Penelaahan

Editor bertanggung jawab memastikan bahwa proses penelaahan artikel berlangsung secara profesional, objektif, dan transparan melalui sistem peer review. Reviewer dipilih berdasarkan keahlian akademik yang relevan dengan topik penelitian serta bebas dari konflik kepentingan.

Prinsip Keadilan Akademik

Penilaian terhadap naskah dilakukan secara objektif tanpa diskriminasi terhadap latar belakang penulis, seperti identitas pribadi, afiliasi institusi, kebangsaan, agama, maupun faktor non-akademik lainnya.

Kerahasiaan Naskah

Editor wajib menjaga kerahasiaan seluruh naskah yang diterima. Informasi, data, maupun ide yang terdapat dalam naskah tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi atau dibagikan kepada pihak lain di luar proses editorial.

Penghindaran Konflik Kepentingan

Editor tidak diperkenankan menangani naskah apabila terdapat hubungan pribadi, profesional, atau institusional yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dengan penulis atau topik penelitian.


3. Tanggung Jawab Reviewer

Menjaga Kerahasiaan

Reviewer harus memperlakukan setiap naskah sebagai dokumen rahasia. Naskah tidak boleh dibagikan, didiskusikan, atau digunakan oleh pihak lain tanpa izin dari editor.

Penilaian yang Objektif dan Konstruktif

Reviewer diharapkan memberikan evaluasi yang objektif, adil, dan berbasis argumentasi ilmiah. Umpan balik yang diberikan harus bersifat konstruktif untuk membantu penulis meningkatkan kualitas akademik artikelnya.

Identifikasi Literatur dan Potensi Pelanggaran

Reviewer perlu membantu editor dalam mengidentifikasi referensi penting yang belum dicantumkan oleh penulis serta melaporkan kemungkinan adanya plagiarisme, duplikasi publikasi, atau pelanggaran etika lainnya.

Konflik Kepentingan

Reviewer harus menolak melakukan penelaahan apabila memiliki hubungan pribadi, profesional, atau kepentingan tertentu yang dapat memengaruhi objektivitas penilaian. Informasi yang diperoleh selama proses review tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau penelitian reviewer sendiri.

Ketepatan Waktu Penelaahan

Reviewer diharapkan menyelesaikan proses evaluasi naskah sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan oleh editor. Jika reviewer tidak dapat menyelesaikan penelaahan tepat waktu, reviewer harus segera menginformasikan editor agar proses penilaian dapat dialihkan kepada reviewer lain.


Dengan menerapkan standar etika publikasi ini, EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen berupaya menjaga kredibilitas ilmiah, integritas akademik, serta kualitas publikasi yang dihasilkan bagi perkembangan studi teologi dan Pendidikan Agama Kristen.